Integrasi Robot dengan Platform IoT Akan secanggih Apa?

25 Nov 2020 5 Minutes reading
Dalam dekade ini, Internet of Things (IoT) dan robotika menjadi dua hal yang sering dijadikan bahan diskusi atau obrolan bersamaan dengan topik revolusi industri 4.0. Penggunaan robot di era digital saat ini memberikan dampak luar biasa pada proses produksi yang lebih cepat dan efisien. Pengembangan robot juga sangat memungkinkan untuk dibekali dengan teknologi IoT. Baik lembaga maupun sektor bisnis mulai mengembangkan berbagai macam robot yang terintegrasi dengan platform IoT guna meningkatkan kehidupan manusia. Di China, robot dikerahkan untuk melayani mereka yang sedang menjalani proses karantina. Tak ketinggalan, Kota Surabaya pun ikut mengembangkan robot untuk membantu tenaga medis merawat pasien corona. RAISA, merupakan Robot Medical Assistan hasil kolaborasi dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan Universitas Airlangga (Unair). Alat canggih itu punya kemampuan komunikasi dua arah. Dia bisa menanyakan keluhan pasien, mengambil temperatur, dan mengirimkan berbagai keperluan pasien seperti obat, makanan, alat pelindung diri, dan sebagainya. Sebenarnya sebelum memasuki 2020, banyak robot yang fungsi utamanya untuk pelayanan atau hospitality dikembangkan bahkan dipasarkan. Di jepang, robot digunakan oleh restoran untuk membantu manusia dalam mencatat, menyajikan menu, serta memberikan pengalaman baru pada pelanggan restoran. Ada juga negara yang menggunakan robot untuk mengirimkan paket. Teknologi IoT tak kalah canggih dengan robot. Contohnya thermal-gun, alat untuk mengukur suhu manusia yang biasa kita temukan saat berkunjung ke tempat umum. Thermal-gun yang sudah tersambung ke internet bisa memberikan data suhu tubuh untuk dicatat dan disimpan pada server, kemudian dioleh oleh para peneliti. Data yang sudah diolah itu nantinya bisa dipakai pleh pemerintah sebagai acuan dalam membuat keputusan. Apakah robot dan IoT adalah dua hal yang berbeda? Pada dasarnya robot dan IoT tidak bisa dikatakan sama ataupun berbeda. Robot adalah benda yang dapat memperoleh informasi dari lingkungan sekitarnya melalui sensor, dapat diprogram, dapat melaksanakan beberapa tugas berbeda, bekerja secara otomatis, cerdas, dan biasanya digunakan di industri. Sedangkan IoT adalah sebuah konsep dimana suatu benda memiliki kemampuan untuk mentransfer data melalui internet. Kita ambil contoh robot vacuum cleaner berbentuk mini yang dapat menyedot kotoran lantai. Jika robot tersebut bisa kita kendalikan dari luar rumah, maka bisa dikatakan robot tersebut juga merupakan salah satu benda IoT. Vascomm sendiri memiliki produk-produk IoT yang baru saja soft-launch, bernama SITAMOTO. Produk SITAMOTO sendiri saat ini berfokus pada smart home yang bertujuan untuk penghematan energi serta memberikan experience baru bagi pengguna atau user. Pengguna bisa mengontrol peralatan elektronik di rumah dari tempat yang sangat jauh, dari kantor, luar kota, bahkan luar negeri sekalipun. Selain mengontrol, user juga bisa melihat jumlah daya atau energi yang dihabiskan oleh masing-masing perangkat elektronik di rumahnya. Disamping monitoring, aplikasinya mampu memberikan saran penghemtan energi, seperti peralatan apa saja yang perlu dimatikan, dan pada jam berapa alat itu bisa diaktifkan kembali. Dengan begitu, kita bisa menghemat biaya pengeluaran listrik bulanan serta menjadikan bumi lebih sehat dengan tidak membuang-buang energi. Dhany Romeo Aldebaran, IoT Team

Some CTA to lead

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.

#Internet of Things #Robot #Platform digital