We Are Tech Savvy

We deliver digital innovation and bright solutions for your business

We collaborate and develop innovation with leading industries to deliver stunning products and services

See How We Work    

How We Work

Enhance people's life experience, by providing safe and smart service. That’s how we work, with some additional values
We strive to create the best solutions and bring benefits and new value to your business
Benefit To Community
Not only the best, but it runs effectively following our partners’ agenda with no time wastage
Running Effective
We never stop innovating everyday, keeping up with the latest updates and always consistent with each process.
Innovation & Integrity
Best solutions for the best service and best product..We continue to give the best to our partners Running Effective
Give The Best
Our products are created with high performance technology capabilities for each product that we made for the best experience
High Performance
We have being trusted by our partners such as PT. Bank Nasional Indonesia tbk, BNI Syariah, Pertamina, Telkomsel and many more companies.
Trusted Partner

Not Just Create Things.

We Build The Future

We grow like never before. We break ourself apart just to make sure, we can do the best to create the bright future

News And Stories

And not done yet, we still have bright plan ahead
Masyarakat Mulai Nyaman Bertransaksi di Agen Laku Pandai
Laku Pandai menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merupakan layanan keuangan tanpa kantor dalam rangka keuangan inklusif. Laku pandai adalah salah satu program OJK yang menyediakan layanan perbankan atau keuangan lainnya melalui kerja sama dengan agen bank, dan didukung dengan teknologi informasi sebagai sarana penunjang.Program laku pandai bertujuan untuk menyediakan produk keuangan sederhana, mudah dipahami, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang belum dapat menjangkau layanan keuangan. Produk keuangan yang dimaksud diantaranya pembukaan rekening, referral pinjaman, asuransi mikro, setor atau tarik tabungan, transfer dana, hingga pembayaran tagihan. Selain itu, ada juga produk lain dengan karakteristik Basic Saving Account maupun kredit atau pembiayaan kepada nasabah mikro.Keberadaan sistem laku pandai punya peranan penting. Dia sebagai ujung tombak bank untuk mendapatkan nasabah penabung sehingga bisa menyokong likuiditas bank. Apalagi, layanan laku pandai ditargetkan ke daerah yang cenderung terpencil atau dikategorikan sebagai pelosok yang tidak terjangkau oleh kantor bank. Sehingga laku pandai dinilai juga turut memberikan dampak besar sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan antar wilayah di Indonesia, terutama antara desa dan kota.Pada tahun 2020, terlihat adanya peningkatan transaksi agen laku pandai yang cukup signifikan, dimana mulai terlihat pada kuartal awal tahun. Hal ini bisa terjadi karena adanya penutupan sementara kantor-kantor cabang perbankan yang juga menjadi pendorong peningkatan transaksi di tengah masa darurat pandemi Covid-19. Produktivitas agen terus meningkat tidak hanya karena penutupan kantor dikarenakan himbauan work from home tetapi juga karena imbauan physical distancing dari pemerintah. Masyarakat pun kebanyakan lebih memilih melakukan transaksinya melalui agen laku pandai. Di masa pandemi hingga saat ini, agen laku pandai faktanya punya dampak positif. Masyarakat pun mulai percaya dengan agen. Mereka melakukan berbagai kegiatan transaksi seperti transfer uang dan membayar tagihan. Masyarakat mulai terbiasa mengikuti pola belanja masyarakat yang bergeser ke perdagangan jual beli secara online. Sehingga meski tidak memiliki akun mobile banking atau internet banking, masyarakat tetap bisa menikmati berbagai layanan perbankan melalui perantara agen laku pandai yang ada di sekitar tempat tinggal mereka.
Read More
Think Wide Think Branchless
Branchless Banking is a financial service that delivered to the customers through the third party using digital technology. Branchless banking enabling customers to get access to financial services such as basic saving account, transfer, microlending, and make a payment. Branchless banking can reach the unbanked customer that can’t be reached by the bank’s branches. In Indonesia, Branchless banking is proposed by OJK to increase Indonesia’s inclusion economy. Branchless Banking help improve Indonesia’s economy by reaching the unbanked customer and using sharing fee model with the third party. With this business model, bank can decrease their operational cost to open new branches. Branchless Banking also creating new opportunities to enhance financial stability. More and more banks are presenting branchless banking services to work on existing opportunities.
Read More
Seperti Minyak, Data pun Perlu Diolah
“Data is the New Oil”. Kutipan tersebut tidak asing di telinga kita. Namun apakah memang benar seperti itu? Kalau begitu, bagaimana cara supaya bisa menjadi “raja minyak”?Mundur sedikit ke tahun 2011, itulah pertama kali istilah revolusi industri 4.0 dipergunakan secara publik. Tepatnya, saat momen pameran industri Hannover Messe di Jerman. Sebelumnya, ponsel merek Nokia bentuk daun dianggap sebagai inovasi teknologi tercanggih pada masanya. Pengembangan teknologi digital disusul dengan internet menjadi penemuan terbesar dalam revolusi industri 4.0.Revolusi tahap keempat ini mendorong laju penetrasi internet semakin meningkat. Selain itu, dia juga memunculkan teknologi baru seperti Internet of Things, Cloud Computing, Big Data, dan Artificial Intelligence yang semuanya memberikan disrupsi industri lain di dunia. Di Indonesia, Prof. Rhenald Khasali mengambil peran dalam gaungan revolusi industri 4.0 ini dengan meluncurkan buku berjudul “Disruption”. Buku itu menjelaskan bagaimana bisnis yang sebelumnya besar bisa jatuh seketika karena diserang economic disruption, efek dari revolusi industri 4.0. Contoh yang paling ramai diperbincangkan adalah ketika nilai saham Garuda Indonesia lebih rendah dibandingkan nilai Gojek, perusahaan baru yang bahkan tidak punya aset. Gojek tidak hanya juara mengalahkan pesawat, taksi konvesional berwarna biru itu juga kalah telak. Penumpang lebih memilih taksi online yang lebih aman dan murah katanya.Kesuksesan Gojek dan startup lain tak lain karena mereka mampu keep up with technology. Mereka mampu memanfaatkan data untuk mengembangkan bisnis. Misalnya data mengenai tren pasar yang dipakai dalam strategi peluncuran produk. Buat pemasar, data berguna sebagai acuan pemasangan iklan, rekomendasi produk tepat sasaran, dan pelayanan konsumen yang cepat tanggap karena data customer tersimpan dengan baik. Kembali lagi pada tagline diatas tentang data is the new oil. Rasanya masuk akal bila ojek online dapat mengalahkan pesawat terbang dan ribuan armada taksi karena perusahaan ini memanfaatkan data untuk perkembangan bisnisnya. Kutipan 5 kata itu pertama kali muncul pada 2006 silam, disampaikan oleh ahli matematika dari UK, Clive Humby. Berikut kutipan lengkapnya:“Data is the new oil. It’s valuable, but if unrefined it cannot really be used. It has to be changed into gas, plastic, chemicals, etc. to create a valuable entity that drives profitable activity; so must data be broken down, analyzed for it to have value.”“Data adalah minyak baru. Ini berharga, tetapi jika tidak dimurnikan, itu tidak dapat digunakan. Itu harus diubah menjadi gas, plastik, bahan kimia, dll. Untuk menciptakan entitas berharga yang mendorong kegiatan yang menguntungkan; jadi data harus dipecah, dianalisis untuk memiliki nilai. ""Minyak harus diolah supaya bermanfaat dan nilainya meningkat. Begitu pula dengan data. Memiliki data tidak serta merta menjadi “raja data”. Gojek tidak serta merta menguasai pasar hanya karena memiliki data. Namun strategi dan evaluasi dilakukan dengan riset berdasarkan data sehingga menghasilkan keputusan valid. Maka dari itu, diperlukan keahlian dan tools mumpuni untuk pengolahan data. Selain skill, tujuan adalah hal fundamental yang perlu dimiliki dalam pengolahan data. Data adalah sang minyak mentah, data bisa berwujud apapun. Berikut saya buat analogi tentang pemanfaatan data pada retail. Ceritanya, sebuah toko yang menjual pakaian anak kecil memanfaatkan data untuk mengembangkan bisnisnya. Toko meminta nomor HP pelanggannya (dari toko offline). Tujuannya adalah untuk membagikan informasi barang baru atau promo.Tidak hanya membuka toko secara offline, toko juga membuka toko online di berbagai marketplace. Tujuannya adalah untuk memperluas pasar. Setiap marketplace memiliki report penjualan yang dapat dimanfaatkan.Toko melakukan pendataan stok secara sederhana dan mencatat penjualan setiap harinya. Tujuannya adalah untuk mengetahui jenis pakaian yang paling laku, dalam jangka Panjang (missal 1 tahun) dapat melihat pola waktu penjualan tinggi atau rendah.Setiap mendekati idul fitri, toko tersebut melakukan riset pasar tentang tren fashion anak yang disenangi.Dari ilustrasi di atas, secara sederhana, dapat dibayangkan bahwa bila toko yang dulunya berjualan secara konvensional, lalu go-online akan dapat mempengaruhi penghasilan secara signifikan. Berbicara tentang data, kita tidak perlu memikirkan hal besar. Info kecil seperti nomor HP, catatan penjualan harian, atau hasil riset pasar, semuanya itu adalah data yang bisa kita oleh.Agar laju bisnis berkembang pesat, maka kita perlu strategi tepat, usaha tekun, dan menggunakan data sebagai salah satu parameter pengambilan keputusan. Kutipan data is the new oil tentu saja sudah dibuktikan oleh para start up yang berkembang pesat menyalip pendahulunya. Mereka adalah sang raja minyak 4.0!"
Read More
Discover All
Some friends we've made in our journey

So that's it, but wait.

We Are Still Expanding

Looking for a new talent who are motivated, self improver and passionate in developing digital innovation. Are you the one?
Join Our Team

Got some Question ?

Lets Talk

IT Solution
Let's see the bright solutions we offer for you
Go to IT Solution
Startup Factory
Get the opportunity to grow your own startup with us
Go to Startup Factory
Recruitment
Start your career with new experience and great benefits
Discover More